Bersama SIG, Warga Tak Lagi Cemas Kemarau Datang

BUKAN KEMEWAHAN : Sebelumnya Menyiram Tanaman Langsung dengan Air Mengalir Seperti Ini Sebuah Kemewahan bagi Warga Dusun Bancang Desa Tahulu, Tuban sebelum SIG Hadir

GERBANGJATIM.COM – Suara gemericik air yang keluar dari kran di rumah bagi rerata warga terdengar biasa saja. Tidak ada yang aneh apalagi menarik. Namun bagi warga Dusun Bancang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban air bersih yang mengalir dari kran rumah adalah sebuah kemewahan yang dulu hanya bisa mereka impikan.

Bertahun-tahun, warga hidup dalam kecemasan setiap kali musim kemarau datang. Mereka harus berjalan jauh, menunggu kiriman air tangki, atau menadah hujan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tak sedikit ibu-ibu yang memikul jeriken di pagi buta hanya untuk memastikan keluarga mereka bisa memasak dan mandi.

Namun, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG Pabrik Tuban yang menghadirkan bantuan pembangunan reservoir (tandon) dan jaringan pipanisasi untuk mendukung distribusi air bersih semua berubah.

Jaringan air bersih yang dikelola Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) Tirto Asih desa setempat mengubah cara hidup warga. Bagi warga Bancang, bantuan itu bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Ia menjadi jawaban atas penantian panjang.

“Dulu kalau musim kemarau sangat susah. Kadang harus beli air tangki, kadang ambil dari tempat lain yang cukup jauh. Kalau hujan ya menampung air hujan untuk minum dan masak,” tutur seorang warga Dusun Bancang, Sulastri, sambil tersenyum melihat air mengalir deras di dapurnya.

Perempuan 46 tahun itu mengaku kehidupannya jauh lebih ringan sejak adanya jaringan air bersih. Ia tidak lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk mencari air.

“Sekarang tinggal buka kran. Anak-anak juga lebih mudah mandi dan kebutuhan rumah tangga tercukupi. Rasanya lega sekali,” ujarnya lirih.

Ketua HIPPAM Tirto Asih, Dasiran, menjelaskan bahwa SIG telah dua kali membantu pengembangan sarana air bersih di dusun tersebut. Bantuan pertama diberikan pada 2021 berupa pembangunan reservoir atau tandon air, kemudian dilanjutkan pada 2025 melalui perluasan jaringan pipanisasi.

“Alhamdulillah, sekarang HIPPAM Tirto Asih sudah melayani 83 kepala keluarga. Bantuan ini sangat membantu masyarakat,” katanya.

Tak hanya memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci, keberadaan air bersih juga mulai mengubah pola hidup warga. Halaman rumah yang dulu kering kini mulai hijau oleh tanaman sayur.

“Semenjak ada air, warga banyak yang menanam tomat, cabai, sawi, bayam dan sayuran lain. Jadi manfaatnya bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tapi juga membantu ekonomi keluarga,” ungkap Dasiran.

Sekarang, melihat warga Bancang menyiram tanaman di sekitar rumah dengan air yang langsung mengalir dari kran sudah bukan hal yang aneh. Sangat biasa, layaknya kebiasaan anak-anak bermain air di tengah panas terik.

Kepala Desa Tahulu, Sumariyono, mengenang bagaimana sulitnya warga memperoleh air bersih sebelum program tersebut hadir. Menurutnya, sebagian warga dahulu bergantung pada air hujan, sementara saat kemarau mereka harus membeli air dari kendaraan tangki atau mengambil pasokan dari desa tetangga.

“Sekarang warga Dusun Bancang tidak lagi kesulitan air bersih. Ini sangat membantu kehidupan masyarakat,” kisahnya.

Ia berharap HIPPAM Tirto Asih terus berkembang sehingga mampu menjangkau lebih banyak warga sekaligus menjadi unit usaha desa yang produktif.

Harapan serupa disampaikan Senior Manager of Corporate Communication SIG Pabrik Tuban, Dharma Sunyata. Ia menegaskan bahwa program penyediaan air bersih merupakan bagian dari pilar SIG Peduli yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Air bersih merupakan kebutuhan vital bagi kesehatan dan produktivitas masyarakat. Kami berharap bantuan jaringan perpipaan dan tandon air ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga,” katanya.

Kini, bagi warga Dusun Bancang, musim kemarau tak lagi menghadirkan ketakutan yang sama. Tak ada lagi perjalanan jauh membawa jeriken berat, tak ada lagi cemas menunggu air tangki datang.

Yang tersisa hanyalah rasa syukur ketika air bersih mengalir setiap hari di rumah mereka,  sederhana, tetapi begitu berarti.

Tentang SIG

Lalu siapakah SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk itu? Ia adalah perusahaan BUMN klaster infrastruktur yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia, dengan 51% saham dimiliki Pemerintah Indonesia. Bertransformasi sejak tahun 2013, kini SIG telah menjadi penyedia solusi bahan bangunan terdepan di kawasan regional, menjangkau pasar Asia, Australia dan Oceania.

Berbekal pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG sebagai holding BUMN semen menyatukan enam anak usaha produsen semen yaitu, PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk dan Thang Long Cement Company, Vietnam.

Di bawah SIG, perusahaan semen nasional tersebut berkomitmen menyediakan solusi bahan bangunan dengan prinsip berkelanjutan untuk menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *