GerbangJatim.com – Pagu anggaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro berkurang di Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) 2025. Dari awalnya Rp 21 miliar menjadi Rp 18,7 miliar. Hal itu karena program efisiensi yang diperintahkan pusat.
Menurut Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Mahmudi, berkurangnya anggaran itu karena efisiensi.
Beberapa pos anggaran di bakesbangpol meliputi bantuan politik (banpol) sebesar Rp 7,9 miliar, organisasi masyarakat (ormas) sekitar Rp 714 juta, paskibraka Rp 1,1 miliar, hingga belanja pegawai sebesar Rp 8,2 miliar.
“Paskibraka ini seperti untuk baju, pelatihan, juga honor pelatih. Dan kegiatan di kami ini juga minim karena efisiensi. Misal latihan ini juga dikurangi,” bebernya.
Dia berharap pada 2026 kondisi bisa kembali seperti sebelumnya.
Mahmudi menambahkan, hibah di bawah organisasi perangkat daerah (OPD) di bawahnya berdasar pengajuan dan relevansi kegiatan.
“Jadi, hibah di kami berdasar pengajuan. Siapa yang mengajukan. Juga, relevansi kegiatannya. Kalau untuk listrik atau lainnya itu kan sudah menjadi tanggung jawab organisasi,” tandasnya dalam rapat digelar di Ruang Komisi A DPRD Bojonegoro itu.
(wd/nk)





