Gerbangjatim.com – Pelaku usaha kue kering di Kota Malang, Jatim, semringah panen cuan jelang Lebaran 2026. Salah satunya yang merasakan keberkahan adalah Hajar Marieta, pemilik usaha kue kering Sweet Treats di Blimbing.
Hajar Marieta, pelaku usaha kue kering di Kota Malang, ini mengaku aktif kembali jualan setelah sempat vakum dua tahunan. Dia mengatakan, kebangkitan usahanya terjadi pada Ramadhan 2026 ini.
Marieta mengaku tidak menyangka pelanggannya tetap memiliki antusias tinggi meski usahanya sempat berhenti cukup lama. Dia menjelaskan, banyak pelanggan lama kembali memesan, bahkan diikuti pelanggan baru yang direkomendasikan teman.
“Alhamdulillah, ramai banget tahun ini. Kami kan sudah buka 6 tahun lalu, cuma sempat vakum 2 tahun. Tahun ini buka lagi, antusiasnya teman dan pelanggan yang dulu itu masih bagus,” ucapnya pada Sabtu (14/03/2026).
Dia mengaku sudah memproduksi ratusan toples kue kering ukuran 600 mililiter sejak awal Ramadhan hingga pertengahan bulan ini. Hampir setiap hari dia dan tim kecilnya sibuk menyiapkan pesanan yang terus berdatangan.
Mayoritas pesanan datang dari Malang Raya. Tapi, beberapa pelanggan juga memesan dari luar kota dan meminta pengiriman melalui jasa ekspedisi.
“Kebanyakan di sekitar Malang Raya. Cuma ada juga pesanan yang dikirim ke Surabaya, Sidoarjo, Jakarta, dan Tangerang. Jadi kami kirim kue lewat kargo,” ujarnya.
Marieta mengaku memproduksi berbagai jenis varian kue kering. Mulai dari nastar, kastengel, sagu keju, putri salju, hingga choco chip. Kue jenis sagu keju dengan tekstur unik menjadi produk yang paling banyak diburu.
“Best seller-nya sagu keju. Bedanya, kalau sagu biasa kan nggak pakai keju dan teksturnya lebih berat atau nyeretin. Kalau sagu keju ini dimakan lumer dan lekat rasa kejunya,” katanya.
Untuk harga, Marieta mematok kisaran Rp40 ribu-Rp60 ribu per toples ukuran 600 mililiter. Dia mengakui sejumlah bahan pokok sedang merangkak naik, tapi dia tetap membanderol harga kompetitif bagi pelanggannya.





