Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya Jadi Korban Bully, 10 Orang Diduga Terlibat

Gerbangjatim.com – Tragedi perundungan kembali terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur. AM, 16, seorang anak berkebutuhan khusus di Surabaya menjadi korban dugaan perundungan teman sekolahnya di kawasan Wonokromo. Akibat aksi pelaku, korban mengalami luka dan harus dirawat di Rumah Sakit Menur.

Bibi korban, Dewi Mirawati, mengungkapkan, AM diduga menjadi korban bullying sejak masuk sebagai pelajar baru. Keponakannya merasa dikucilkan oleh beberapa temannya saat di sekolah. Selain itu, korban juga kerap diminta untuk membelikan jajan temannya menggunakan uang saku pribadi.

“Keponakan saya sering diminta beli jajan. Nilai antara Rp5 ribu hingga Rp7 ribu,” ujar Dewi, Senin (16/02/2026).

Selain mendapatkan tindakan perundungan verbal, Dewi menambahkan, keponakannya juga mendapatkan perundungan fisik. Namun, selama ini anak berkebutuhan khusus di Surabaya ini memilih memendam.

Teman Korban Tantang Duel

AM kembali mendapatkan perundungan pada Selasa siang (10/02/2026) dari salah seorang teman sekolahnya, RN. Dalam perundungan tersebut, AM ditantang untuk duel satu lawan satu.

Tantangan tersebut tidak ditanggapi oleh korban dan lebih memilih menghindar. Akan tetapi, AM tetap dikejar oleh RN dan beberapa temannya.

“Si pelaku langsung mengeroyok gitu. Sama teman-teman pada ikut-ikutan,” ucap Dewi.

Saat kejadian tersebut, AM diduga dikeroyok sebanyak 10 orang temannya. Mereka diduga bergantian memukul dan menendang AM hingga menyebabkan luka-luka di sekujur tubuh.

Pihak keluarga AM telah melaporkan kasus dugaan perundungan itu ke Polrestabes Surabaya pada Rabu (11/02/2026) dengan dugaan pelanggaran Pasal 80 UU Perlindungan Anak atas peristiwa yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kasus ini dan memberikan perlindungan kepada korban,” kata Dewi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *