Gerbang Lamongan – Peluncuran Trans Jatim Koridor VII di Lamongan menandai langkah baru Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas jangkauan layanan transportasi publik di kawasan pesisir utara Jawa Timur.
Kehadiran koridor ini tidak hanya mempermudah mobilitas warga antara Lamongan dan Paciran, tetapi juga menjadi simbol pemerataan akses transportasi hingga wilayah yang sebelumnya belum terlayani optimal.
Menariknya, koridor baru ini mengusung nama Trans Jatim Sunan Drajat, yang bukan sekadar identitas, melainkan mengandung makna mendalam. Simak makna nama bus Trans Jatim Sunan Drajat hingga rute dan jam operasionalnya.
Makna Nama Bus Trans Jatim Sunan Drajat
Dilansir laman Bakorwil Bojonegoro, nama Trans Jatim Sunan Drajat yang diusung pada Koridor VII tidak hanya bersifat simbolis, tetapi sarat makna historis dan spiritual. Sunan Drajat, salah satu dari Wali Songo yang sangat dikenal di wilayah Jawa Timur.
Ia dipandang sebagai sosok yang mengedepankan kesejahteraan sosial, keadilan, dan kedekatan dengan rakyat. Pemilihan nama ini dimaknai sebagai bentuk doa dan niat agar layanan transportasi publik ini membawa keberkahan dan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah pesisir utara.
Saat peluncuran koridor ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut momentum hari jadi ke-80 Jawa Timur menjadi waktu yang strategis untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam mempercepat pemerataan pelayanan publik.
Nama Sunan Drajat diharapkan memperkuat makna tersebut dalam praktik transportasi yang inklusif, murah, dan bermartabat. Trans Jatim Sunan Drajat diharapkan menjadi simbol pelayanan publik yang tidak hanya berorientasi pada mobilitas, tetapi menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.
Trans Jatim Koridor VII Lamongan
Trans Jatim Koridor VII Lamongan menjadi salah satu layanan angkutan massal baru yang menghubungkan pusat kota Lamongan hingga Paciran. Layanan ini menawarkan perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer, tarif murah, dan jadwal operasional yang cukup panjang setiap hari. Berikut info lengkapnya.
1. Jarak Tempuh
Bus Trans Jatim Koridor VII menghubungkan Terminal Lamongan hingga Terminal Paciran. Trayek ini dirancang untuk mempersingkat perjalanan masyarakat pesisir menuju pusat kota dan sebaliknya secara lebih nyaman. Berikut jarak tempuh dan waktu perjalanan.
Terminal Lamongan-Dukun-Terminal Paciran
Jarak Tempuh: 46,5 km
Waktu Perjalanan: 1 jam 40 menit
Terminal Paciran-Dukun-Terminal Lamongan
Jarak Tempuh: 54,5 km
Waktu Perjalanan: 1 jam 50 menit
2. Rute Trans Jatim Koridor VII
Trans Jatim Koridor VII ditargetkan beroperasi Oktober 2025 untuk mempermudah akses masyarakat pesisir dan pelajar menuju pusat kota Lamongan dengan tarif terjangkau. Berikut rute Trans Jatim Koridor VII.
Rute Lamongan-Paciran
Terminal Lamongan
Jalan Sunan Giri
Jalan Raya Sugio Lamongan
Jalan Raya Sumberaji
Jalan Raya Menongo
Jalan Airlangga
Jalan Raya Gresik Babat
Jalan Urip Sumoarjo
Jalan Raya PS Sungelbak Karanggeneng Lamongan
Jalan Raya Kendal Kamlagi
Jalan Sumberwudi
Jalan Raya Karanggeneng
Jalan Raya Sawo
Jalan Raya Takeran
Jalan Raya Banyubang
Jalan Raya Dagan
Jalan Raya Banjarwati
Jalan Raya Daendels
Terminal Paciran
Rute Paciran-Lamongan
Terminal Paciran
Jalan Raya Daendels
Jalan Raya Banjarwati
Jalan Raya Dagan
Jalan Raya Banyubang
Jalan Raya Takeran
Jalan Raya Sawo
Jalan Raya Karanggeneng
Jalan Sumberwudi
Jalan Raya Kendal Kemlagi
Jalan Raya Ps Sungelebak Karanggeneng Lamongan
Jalan Urip Sumoarjo
Jalan Raya Gresik Babat
Jalan Airlangga
Jalan Raya Menongo
Jalan Raya Sumberaji
Jalan Raya Sugio Lamongan
Jalan Basuki Rahmat
Jalan Sunan Drajat
Jalan Sumargo
Jalan Veteran
Jalan Raya Gresik Babat
Terminal Lamongan
3. Harga Tiket Trans Jatim Koridor VII
Tahun 2025, tarif Bus Trans Jatim dipastikan tetap ramah di kantong bagi masyarakat umum maupun pelajar, baik untuk perjalanan jauh maupun dekat, sehingga layanan ini semakin mudah diakses dan mendukung mobilitas warga di berbagai koridor.
Penumpang Umum: Rp 5.000
Siswa/Pelajar/Santri: Rp 2.500
4. Jam Operasional
Trans Jatim Koridor VII direncanakan memiliki jadwal keberangkatan yang rapat agar penumpang tidak perlu menunggu lama. Pola ini diharapkan bisa membuat warga pesisir Lamongan mendapatkan transportasi publik yang terjangkau dan tepat waktu. Sebagai gambaran dari koridor-koridor sebelumnya,berikut jadwalnya.
Jam Operasional: pukul 05.00-21.00 WIB
Interval Pagi dan Sore: setiap 10-15 menit
Interval Siang Hari: sekitar 30 menit





